Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Maharati Kapuas memulai kerja sama dengan Gamelab Indonesia sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis aplikasi Learning Management System (LMS). Program ini dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2025/2026, terhitung mulai Juli 2025 hingga Juli 2026, dan bertempat di Laboratorium SMK Maharati Kapuas.



Dalam pelaksanaannya, praktik pembelajaran ini ditempatkan pada mata pelajaran Kelas Industri dengan durasi 2 JP setiap minggunya. Materi pembelajaran berfokus pada 2D Artwork, mencakup materi Desain Grafis dengan CorelDraw, Ilustrasi Grafis dengan CorelDraw, dan Game User Interface dengan CorelDraw. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X dan XI DKV SMK Maharati Kapuas.
Salah satu peserta, Kirana Fatma Wati, siswi kelas X, menyampaikan pengalamannya, “Penggunaan LMS Gamelab dalam pembelajaran desain sangat membantu Kami belajar dari dasar. Pada awalnya kami kesulitan dalam mengenal antarmuka aplikasi tetapi lama-lama kami dapat menyesuaikan dan mengikuti dengan mudah.”
Pendapat serupa datang dari siswa kelas XI, Perdi Bara Perdana, yang menyatakan bahwa penggunaan LMS ini memiliki daya tarik tersendiri. “Aplikasi LMS Gamelab membuat belajar kami lebih bersemangat karena alur pembelajarannya seperti memainkan game dengan tantangan di setiap tugasnya.”
Gamelab Indonesia dikenal sebagai platform pembelajaran digital yang dirancang untuk menghubungkan pendidikan dengan kebutuhan industri kreatif modern. Sistem LMS ini menyediakan modul pembelajaran interaktif, ujian berbasis tugas, sertifikasi capaian, serta sistem monitoring progres siswa yang memudahkan guru dalam melakukan evaluasi. Dengan pendekatan gamifikasi — yaitu konsep belajar serasa bermain — siswa mengalami pembelajaran yang lebih menarik, terstruktur, dan meningkatkan motivasi belajar.
Melalui program ini, SMK Maharati Kapuas berharap siswa DKV tidak hanya memahami teori desain, tetapi juga mendapatkan pengalaman belajar yang selaras dengan standar industri profesional, sehingga mampu meningkatkan kualitas kompetensi mereka dalam dunia kerja kreatif di masa depan.

