SMK Maharati yang berlokasi di Desa Buhut Jaya, Kabupaten Kapuas, sukses menyelenggarakan kegiatan rutin kunjungan orang tua dan wali siswa asrama pada bulan November 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan keluarga terhadap perkembangan akademik, pendidikan karakter, serta kesejahteraan para siswa selama mereka menetap di asrama.
Berdasarkan data rekapitulasi dan hasil monitoring, dari total 285 siswa yang bermukim di asrama, sebanyak 218 siswa atau 76% berhasil menerima kunjungan langsung dari orang tua maupun wali mereka. Tingkat kehadiran ini tergolong baik dan mengalami peningkatan persentase jika dibandingkan dengan data kunjungan pada bulan Oktober 2026. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme, perhatian, dan dukungan dari pihak keluarga terhadap putra-putrinya. Kelas XII DKV mencatatkan rekor tingkat kunjungan tertinggi di sekolah, yakni mencapai 93% dengan hanya 2 dari 27 siswa yang belum dikunjungi. Tingginya angka kunjungan, khususnya pada kelas XII, juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang sudah membaik dan tidak lagi terhalang oleh kabut asap.

Di sisi lain, evaluasi sekolah mencatat bahwa kelas XI TAB B dan XI TAB A memiliki tingkat kunjungan terendah, yakni masing-masing berada di angka 62% dan 64%. Secara keseluruhan, terdapat 67 siswa atau 24% yang belum berkesempatan menerima kunjungan langsung. Meskipun demikian, rasa kekeluargaan dan solidaritas antarwali murid sangat terasa. Bagi orang tua yang berhalangan hadir karena kendala pekerjaan, jarak, maupun kondisi kesehatan, mereka menyiasatinya dengan menitipkan barang-barang kebutuhan siswa kepada orang tua atau wali dari daerah yang sama yang berkesempatan hadir.
Suasana hangat dan antusias mewarnai jalannya kegiatan, terlihat dari para orang tua dan wali yang berkumpul untuk melakukan pendaftaran administrasi di bawah tenda kuning bertuliskan SMK Maharati dan Yayasan Bina Harati Pama. Pihak sekolah menyimpulkan bahwa pelaksanaan kunjungan berjalan dengan sangat baik dan akan terus berupaya meningkatkan sinergi serta komunikasi antara wali kelas, pembina asrama, dan orang tua agar keterlibatan dalam mendukung perkembangan siswa semakin optimal.




